Kegemukan
atau obesitas menjadi salah satu kekhawatiran para orangtua terkait
tumbuh kembang anaknya. Banyak faktor pemicu anak rentan mengalami
kegemukan di antaranya tingginya kadar gula, garam, dan lemak pada
beragam makanan yang kerap kali tak terdeteksi orangtua. Apalagi bila
anak memiliki kebiasaan jajan di luar rumah.
Meski faktor genetik memainkan peran yang cukup besar, faktor lingkungan jelas tak bsia diremehkan. Para orangtua sebaiknya mengetahui indikator apa saja yang dapat membuat anaknya tumbuh dengan postur yang gemuk atau langsing di masa depan.
Menurut penelitian para ahli dari Cornell University's Food and Brand Lab, ada beberapa kesamaan pengalaman di masa kanak-kanak pada mereka dengan indeks massa tubuh (BMI) rendah. Bila anak memiliki pengalaman ini, maka besar kemungkinan dia juga akan bertubuh langsing dan tidak mengalami obesitas.
Berikut kesamaannya :
Berikut kesamaannya:
Pengumpulan data membutuhkan waktu 2 minggu dan melibatkan 532 responden. Kebanyakan responden adalah wanita yang erasal dari Amerika.
Riset ini merupakan hasil kolaborasi internasional dengan peneliti dari University of Amsterdam, VTT Technical Research Centre of Finland, University of Vermont, Institute for Environmental Decisions, dan Cornell University. Hasil penelitian telah dimuat dalam jurnal PLOS one.
Meski faktor genetik memainkan peran yang cukup besar, faktor lingkungan jelas tak bsia diremehkan. Para orangtua sebaiknya mengetahui indikator apa saja yang dapat membuat anaknya tumbuh dengan postur yang gemuk atau langsing di masa depan.
Menurut penelitian para ahli dari Cornell University's Food and Brand Lab, ada beberapa kesamaan pengalaman di masa kanak-kanak pada mereka dengan indeks massa tubuh (BMI) rendah. Bila anak memiliki pengalaman ini, maka besar kemungkinan dia juga akan bertubuh langsing dan tidak mengalami obesitas.
Berikut kesamaannya :
- Keluarga selalu menyiapkan makanan dengan bahan segar
- Keluarga kerap melakukan aktivitas fisik bersama di luar rumah
- Orangtua sering bicara pada anak tentang nutrisi
- Anak memiliki durasi tidur malam yang ideal setiap hari
- Anak selalu membawa bekal makan siang ke sekolah.
Berikut kesamaannya:
- Orangtua menggunakan makanan dan minuman sebagai imbalan atau hukuman pada anak.
- Orangtua dan/atau kakek dan nenek mengalami obesitas
- Orangtua membatasi asupan makanan anak
- Anak lebih banyak minum jus atau soda dibanding air
- Anak mengalami perlakuan bullying dari teman-temannya.
Pengumpulan data membutuhkan waktu 2 minggu dan melibatkan 532 responden. Kebanyakan responden adalah wanita yang erasal dari Amerika.
Riset ini merupakan hasil kolaborasi internasional dengan peneliti dari University of Amsterdam, VTT Technical Research Centre of Finland, University of Vermont, Institute for Environmental Decisions, dan Cornell University. Hasil penelitian telah dimuat dalam jurnal PLOS one.
Sumber :
Editor :
Asep Candra
http://health.kompas.com/read/2014/02/13/1335520/Anak.akan.Gendut.Atau.Langsing.Ini.Tandanya
No comments:
Post a Comment