Bayi yang belum bisa berbicara terkadang menggumamkan kata 'mama'. Jika
diperhatikan, bayi mengucap mama tidak hanya kepada ibunya tetapi juga
kepada ayahnya. Fenomena bayi menggumamkan mama ini jamak terjadi di
semua negara. Mengapa demikian?
Menurut studi yang dilakukan oleh ahli bahasa dari Rusia, Roman Jakobson, mama adalah sebuah kata yang universal. Kata ini menjelaskan seorang perempuan yang memberikan cinta meski keadaan sekitar sedang semerawut. Demikian dikutip dari The Week, Rabu (15/5/2013).
Namun kata mama yang diucapkan bayi bukan muncul karena cinta. Bayi mengucap kata itu karena mulut kecilnya yang belum bisa mengucap kata lain dan karena payudara ibunya, di mana dia mendapatkan air susu ibu (ASI) sebagai makanan.
Jakobson menjelaskan bahwa vokalisasi termudah bagi manusia adalah dengan membuka mulutnya sehingga terdengar suara vokal. Nah, bayi membuat suara vokal saat menangis. Ketika mereka mencoba membuat suara-suara lain, maka bayi akan mengucap konsonan yang mudah baginya.
Biasanya bayi akan mulai dengan konsonan yang dikeluarkan dari mulut dengan cara mengatupkan bibirnya. Lalu muncullah suara labial seperti / m / / p / / b /. Ketika bayi menggunakan energinya untuk mengeluarkan vokal dari mulutnya yang terdengar adalah 'mmm'. Lalu saat bayi dalam keadaan santai dan membuka mulutnya, biasanya yang terdengar adalah 'ah', apalagi itulah suara vokal yang paling mudah. Itu makanya pengulangan alami suara bayi yang sering terdengar adalah 'ma-ma' atau 'ba-ba', 'pa-pa', dan seterusnya.
Menurut studi yang dilakukan oleh ahli bahasa dari Rusia, Roman Jakobson, mama adalah sebuah kata yang universal. Kata ini menjelaskan seorang perempuan yang memberikan cinta meski keadaan sekitar sedang semerawut. Demikian dikutip dari The Week, Rabu (15/5/2013).
Namun kata mama yang diucapkan bayi bukan muncul karena cinta. Bayi mengucap kata itu karena mulut kecilnya yang belum bisa mengucap kata lain dan karena payudara ibunya, di mana dia mendapatkan air susu ibu (ASI) sebagai makanan.
Jakobson menjelaskan bahwa vokalisasi termudah bagi manusia adalah dengan membuka mulutnya sehingga terdengar suara vokal. Nah, bayi membuat suara vokal saat menangis. Ketika mereka mencoba membuat suara-suara lain, maka bayi akan mengucap konsonan yang mudah baginya.
Biasanya bayi akan mulai dengan konsonan yang dikeluarkan dari mulut dengan cara mengatupkan bibirnya. Lalu muncullah suara labial seperti / m / / p / / b /. Ketika bayi menggunakan energinya untuk mengeluarkan vokal dari mulutnya yang terdengar adalah 'mmm'. Lalu saat bayi dalam keadaan santai dan membuka mulutnya, biasanya yang terdengar adalah 'ah', apalagi itulah suara vokal yang paling mudah. Itu makanya pengulangan alami suara bayi yang sering terdengar adalah 'ma-ma' atau 'ba-ba', 'pa-pa', dan seterusnya.